Lumajang- Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya, Jawa Timur (Jatim) Sujatmiko menghimbau agar para hakim dan pegawai pengadilan untuk hati-hati menggunakan media sosial (medsos). Selain itu, ia meminta sidang diperiksa dengan sungguh-sungguh dan tidak perlu menunggu ‘no viral no justice’.
Baca Juga: PT Surabaya Gelar Wisuda Purnabakti untuk Para Hakim Tinggi
“Saya harap agar hakim dan aparatur pengadilan untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial,
jangan melakukan fleksing yang tidak perlu terutama untuk para hakim,” kata Sujatmiko.
Hal itu disampaikan saat memberikan pembinaan di Pengadilan Negeri (PN) Lumajang. Hadir dalam kesempatan itu jajaran PT Surabaya, Ketua PN Lumajang Pranata Subhan, seluruh hakim dan pegawai PN Lumajang.
“satu kesalahan yang dilakukan oleh hakim maupun aparatur pengadilan akan dinilai masyarakat atau dipresepsikan masyarakat sebagai wajahnya peradilan, jadi mohon untuk selalu mematuhi hukum acara dank kode etik,” ungkap Sujatmiko.
“Harus sama-sama mengingatkan bahwa satu kesalahan aparatur pengadilan dianggap atau dipresepsikan sebagai kesalahan institusi,” sambung Sujatmiko tegas.
Yang terpenting lagi, ujar Sujatmiko, adalah pemeriksaan sidang harus dengan sungguh-sungguh. Para hakim diminta lebih peka dan sensitive terhadap setiap permasalahan yang ditangani dan diadilinya.
“Untuk saat ini publik beranggapan bahwa no viral no justice dan ini merupakan prinsip yang salah sehingga kita harus peka terhadap segala
hal yang kita kerjakan begitupula dampak yang
ditimbulkan,” beber Sujatmiko menegaskan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PN Lumajang Pranata Subhan menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan perbaikan secara menyeluruh. Terutama terkait pengarsipan dalam rangka melengkapi berkas-berkas perkara
sebagai wujud menghargai pendahulu-pendahulu.
Baca Juga: Susul Budi Said, Vonis Eks GM Antam Diperberat dari 4 Jadi 16 Tahun Penjara
“Saya berharap agar catatan-catatan pada tahun 2025 dapat diperbaiki di tahun 2026 sehingga PN Lumajang dapat lebih baik ke depannya,” ungkap Pranata berharap.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI