Cari Berita

Ketua PT Tanjungkarang: Pakta Integritas Pedoman Moral Bagi Aparatur Peradilan

Humas PN Blambangan Umpu - Dandapala Contributor 2026-01-21 20:00:38
Dok. Ist

Way Kanan, Lampung – Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Tanjungkarang, Roki Panjaitan, memberikan pembinaan kepada seluruh aparatur Pengadilan Negeri (PN) Blambangan Umpu pada Selasa (20/01). Kegiatan pembinaan tersebut menjadi momentum penguatan nilai integritas dan profesionalisme aparatur peradilan dalam menjalankan tugas dan fungsi peradilan.

Ketua PT Tanjungkarang datang dengan didampingi oleh Hakim Tinggi, Ratmoho dan Hebbin Silalahi beserta tim dari PT Tanjungkarang serta dalam agenda kegiatan pembinaan tersebut dihadiri oleh para hakim, aparatur kepaniteraan, dan kesekretariatan PN Blambangan Umpu. 

Dalam arahannya, Ketua PT Tanjungkarang menekankan peran strategis hakim sebagai penjaga keadilan.

Baca Juga: Pakta Integritas Pengadilan Pajak, Benteng Moral atau Sekadar Ritual Kertas?

“Hakim merupakan penjaga keadilan dan sekaligus menjadi tumpuan harapan masyarakat. Di tengah dinamika sosial dan meningkatnya kompleksitas perkara, hakim dituntut untuk tetap teguh memegang nilai keadilan dan keberpihakan kepada kebenaran,” ucapnya.

Selain itu, Ia memberikan perumpamaan profesi hakim sebagai biji mata Tuhan. “Hakim adalah biji mata Tuhan yang diberi amanah untuk menegakkan keadilan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa hakim harus berdiri untuk kepentingan masyarakat luas dan menjaga integritas serta tidak terlibat praktik korupsi, serta tidak menerima suap atau gratifikasi dalam bentuk apa pun.

Dalam pembinaan tersebut, Ketua PT Tanjungkarang juga menegaskan pentingnya Pakta Integritas sebagai pedoman moral dan hukum bagi seluruh aparatur peradilan.

“Pakta Integritas tidak sekadar bersifat administratif, melainkan komitmen etis dan profesional yang mengikat dalam pelaksanaan tugas. Sejalan dengan peningkatan kesejahteraan hakim melalui kenaikan tunjangan serta upaya berkelanjutan meningkatkan kesejahteraan aparatur kepaniteraan dan kesekretariatan” tegasnya.

Bersamaan dengan itu, Ia menegaskan tidak ada ruang toleransi terhadap pelanggaran integritas, yang akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: PN Tanjungkarang Dukung National Moot Court Competition Anti Human Trafficking

Selain aspek etika, pembinaan turut menekankan pentingnya ketertiban administrasi kepegawaian dan administrasi perkara. Ia mengingatkan agar aparatur, khususnya hakim, senantiasa cermat dalam penyusunan putusan dan berita acara sidang, mengingat putusan merupakan mahkota hakim yang mencerminkan kualitas keilmuan, ketajaman nurani, dan tanggung jawab moral. 

Menutup pembinaan, Ketua PT Tanjungkarang mengajak seluruh aparatur PN Blambangan Umpu untuk terus menjaga integritas, bekerja dengan keikhlasan, serta meningkatkan kualitas pelayanan peradilan yang profesional dan humanis. Pembinaan ini diharapkan menjadi penguat semangat bersama dalam mewujudkan PN Blambangan Umpu sebagai lembaga peradilan yang bersih, berwibawa, dan dipercaya masyarakat. (zm/fac/aryatama hibrawan)

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI

Tag
Memuat komentar…