Jakarta – Mahkamah Agung (MA) mengusulkan 1.600 formasi Calon Hakim dalam Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun Anggaran 2026. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat persiapan Pengadaan ASN Tahun Anggaran 2026 bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang dihadiri Kepala Badan Urusan Administrasi (BUA) MA, Senin (2/11/2026), bertempat di Kantor Kementerian PANRB.
Formasi Calon Hakim tersebut diusulkan untuk tiga lingkungan peradilan, yaitu Peradilan Umum, Peradilan Agama, dan Peradilan Tata Usaha Negara.
Usulan 1.600 formasi Calon Hakim itu merupakan bagian dari total 4.430 formasi ASN yang diusulkan MA, atau sekitar 36 persen dari keseluruhan usulan. Adapun 2.830 formasi lainnya diusulkan untuk jabatan teknis dan pendukung peradilan.
Baca Juga: Seleksi Calon Hakim 2026, Menyaring Integritas dan Kompetensi Sejak Awal
Sebagaimana disampaikan melalui akun resmi BUA MA, usulan formasi ASN tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia peradilan. Usulan itu juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung transformasi digital di lingkungan MA dan badan peradilan di bawahnya.
BUA MA menegaskan bahwa pengadaan ASN bukan sekadar penambahan pegawai. Lebih dari itu, pengadaan ASN merupakan investasi untuk mewujudkan peradilan yang profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (zm/wi)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI