Cari Berita

Menakar Pembinaan dan Dapur Konveksi di Balik Terali Lapas Narkotika Bandung

PN Bale Bandung - Dandapala Contributor
2026-10-23 14:15:32
Dok. Ist.

Bandung, Jawa Barat - Tim Pengawasan dan Pengamatan (WASMAT) Pengadilan Negeri (PN)Bale Bandung menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Kabupaten Bandung pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kedatangan tim yang dipimpin oleh Hakim Herman Siregar ini bertujuan memastikan pelaksanaanputusan pengadilan yang telah berkekuatan hukumtetap berjalan sesuai ketentuan, sekaligus meninjaulangsung pemenuhan hak-hak warga binaan. 

"Pelaksanaan ketentuan UU No. 20 Tahun 2025, memastikan putusan hakim dilaksanakan denganbenar dan program pembinaan berjalan optimal," ujar Herman di sela-sela peninjauan. 

Dalam pengawasannya, tim mengamati berbagaiaspek pelayanan, mulai dari kelayakan fasilitastempat tidur, kualitas makanan, hingga keteraturanprogram pembinaan kepribadian dan kemandirianbagi para narapidana. 

Baca Juga: Memahami Esensi Pidana Narkotika Dalam Kacamata Teleologis

Berdasarkan hasil konfirmasi dengan Plt Kalapas, Buana, situasi di lingkungan lapas dipastikankondusif dan terkendali. Hak-hak dasar wargabinaan dikontrol secara berkala guna menjaminstandar pelayanan pemasyarakatan tetapterpenuhi. 

“Di tengah segala keterbatasan, hak-hak wargabinaan tetap menjadi prioritas,” jelasnya.

Suara Warga Binaan dan Karya Konveksi

Di tengah inspeksi, Tim Wasmat melakukanwawancara acak terhadap lima orang wargabinaan. Para narapidana menyatakan dapatmenerima dan menganggap adil vonis pidana yang dijatuhkan oleh majelis hakim PN Bale Bandung. 

Tak hanya memeriksa administrasi dan fasilitas, timWasmat diajak mengelilingi area workshop pelatihan kerja. Di lokasi ini, produk usaha konveksimenjadi salah satu program kemandirian unggulanLapas Kelas IIA Kabupaten Bandung. 

Proses produksi pakaian melibatkan sistem transfer keterampilan antar-generasi warga binaan, di mana warga binaan senior melatih para pemula secarabergantian. Tim pengawas menilai mutu hasiljahitan para napi memiliki kualitas yang kompetitifdan layak dipasarkan secara nasional. 

Baca Juga: KUHP Baru, Masalah Lama: Pasal (Keranjang Sampah) Narkotika Kembali Menghantui

Plt Kalapas juga menitip pesan, kiranya masyarakatmaupun pihak luar yang tertarik dengan produkgarmen buatan warga binaan dapat mengajukanpemesanan langsung melalui pihak pengelolaLapas Kelas IIA Kabupaten Bandung. 

Dari hasil pengawasan dan pengamatan, penjarabukan berarti berhenti berkreasi dan dimanapunberada bila ada keinginan dapat melakukan halterbaik, jelas Herman. Apresiasi diberikan kepadaLapas Narkotika Kelas II A bandung ataspembinaan yang dilakukan. (seg)

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI

Memuat komentar…