Jakarta. Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan dan memasuki masa libur Idul Fitri, Bambang Myanto selaku Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum memberikan arahan kepada seluruh pegawai Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum dalam kegiatan pembinaan yang digelar pada Kamis, 12 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium lantai 12 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung Republik Indonesia tersebut dihadiri para pejabat eselon II serta seluruh pegawai Ditjen Badilum. Dalam arahannya, Dirjen Badilum menekankan pentingnya menjaga integritas, khususnya dengan tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun.
Menurutnya, penerimaan gratifikasi merupakan bentuk layanan transaksional yang bertentangan dengan prinsip integritas aparatur peradilan dan akan ditindak tegas oleh Mahkamah Agung. Ia juga mengingatkan seluruh pegawai agar tetap menjaga sikap sederhana dan tidak hidup secara berlebihan.
Baca Juga: Ini Kisah Hakim Peradilan Umum Rayakan Idul Adha di Tiongkok
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Ditjen Badilum Kurnia Arry Soelaksono menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan agar setiap pegawai bekerja sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, serta menegaskan bahwa Ditjen Badilum tidak akan ragu menjatuhkan sanksi disiplin bagi pegawai yang melakukan pelanggaran.
Sementara itu, Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum Zahlisa Vitalita mengajak seluruh pegawai untuk berperan aktif dalam pembangunan Zona Integritas. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung Ditjen Badilum meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Selain itu, Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Hasanudin juga mengingatkan agar setiap pegawai terus memberikan pelayanan prima sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Baca Juga: Ketua MA: Selamat Idul Fitri 1446 H, Semoga Kita Semua Kembali kepada Fitrah
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pembinaan, para pimpinan Ditjen Badilum turut menyerahkan bingkisan Idul Fitri kepada pegawai PPPK dan pegawai golongan II yang membutuhkan. Kegiatan kemudian ditutup dengan tradisi saling memaafkan antara pimpinan dan pegawai sebagai simbol kembali ke fitrah setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI