Jakarta- Balairung Mahkamah Agung RI tampak khidmat pada saat para Ketua Pengadilan Negeri, Agama, dan TUN/Pajak dari seluruh Indonesia memasuki ruang sidang utama dalam rangka Sidang Laporan Tahunan Mahkamah Agung pada Selasa (10/02/2026). Prosesi tersebut diiringi alunan gamelan Ladrang Rahap Bolo yang menciptakan suasana sakral, agung, dan penuh makna filosofis.
Para Ketua Pengadilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama berjalan beriringan dengan tertib, mengenakan busana toga, memasuki balairung sebagai simbol kesiapan institusi peradilan dalam mempertanggungjawabkan kinerja selama satu tahun berjalan.
“Iringan gamelan tradisional Jawa tersebut tidak sekadar menjadi latar musik, melainkan mengandung nilai-nilai luhur yang sejalan dengan semangat peradilan”, ucap Panitia kegiatan Laptah Mahkamah Agung.
Baca Juga: Curi Koleksi Museum Cakraningrat Bangkalan, Pelaku Dibui 6 Tahun
Ia menambahkan Labrang Rahap Bolo secara filosofis dimaknai sebagai prajurit yang melangkah bersama, bersatu dalam barisan, dan menjaga keharmonisan gerak.
“Irama yang teratur dan berwibawa melambangkan kebersamaan aparatur peradilan dalam menjaga marwah lembaga serta menegakkan hukum dan keadilan secara konsisten dan berintegritas”, ungkapnya.
Prosesi ini menegaskan bahwa peradilan Indonesia juga berakar pada nilai budaya bangsa yang menjunjung tinggi ketertiban, keselarasan, dan tanggung jawab moral.
Baca Juga: PN Jakpus Mulai Adili Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto
“Dengan langkah yang serasi dan irama yang menyatu, para pimpinan pengadilan memasuki balairung sebagai representasi komitmen bersama dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan”, jelasnya kepada Dandapala.
Suasana khidmat yang tercipta menjadi penanda dimulainya agenda penting ini sekaligus refleksi perjalanan peradilan dalam menjawab tantangan penegakan hukum di Indonesia. (al/zm/wi/sri septiany/william)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI