Jakarta - Badilum Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) Mahkamah Agung RI memanggil 81 Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Pembekalan Hakim Ad Hoc PHI Tahun Anggaran 2026.
Pemanggilan tersebut tertuang dalam surat Ditjen Badilum Nomor 2347/DJU/DL1.10/IX/2026 tertanggal 15 September 2026. Kegiatan pembekalan akan dilaksanakan secara blended learning pada 21 hingga 25 September 2026 di The Grand Platinum Hotel Jakarta, Jalan Kartini Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Dalam surat tersebut, Ditjen Badilum menyebutkan kegiatan ini ditujukan kepada para Hakim Ad Hoc PHI di lingkungan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI. Daftar peserta yang dilampirkan dalam surat berjumlah 81 hakim, yang berasal dari berbagai wilayah Pengadilan Tinggi di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Surabaya, hingga sejumlah wilayah di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.
Baca Juga: Indonesia Memanggil! Dicari Calon Hakim PHI Pengadil Buruh Vs Perusahaan
Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin, 21 September 2026. Peserta dijadwalkan melakukan check-in dan registrasi pada pukul 14.00–16.00 WIB. Pembukaan kegiatan dijadwalkan pada pukul 19.00 WIB, yang dilanjutkan dengan pretest serta materi mengenai Kode Etik Profesi Hakim.
Pada hari kedua, peserta akan mendapatkan materi mengenai perkembangan hukum ketenagakerjaan pasca Undang-Undang Cipta Kerja, metode pembuatan putusan, serta sejumlah materi dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Sementara pada Rabu, 23 September 2026, materi difokuskan antara lain pada sengketa kewenangan mengadili, penyelesaian melalui mediasi, bipartit, rekonsiliasi, serta penerapan hukum acara dalam PHI. Selain itu, peserta akan memperoleh materi mengenai problematika hukum acara perkara perdata dengan narasumber Hakim Agung.
Ada Kunjungan ke BSDK dan Mahkamah Agung
Agenda pembekalan juga mencakup kunjungan pada Kamis, 24 September 2026. Para peserta dijadwalkan mengunjungi BSDK Mahkamah Agung pada pagi hari, kemudian melanjutkan kunjungan ke Mahkamah Agung RI pada siang harinya.
Pada malam harinya, peserta dijadwalkan mengikuti diskusi bersama Menteri Ketenagakerjaan RI. Agenda tersebut menjadi salah satu rangkaian pembekalan yang mempertemukan para Hakim Ad Hoc PHI dengan unsur pemerintah yang menangani bidang ketenagakerjaan.
Kegiatan ditutup pada Jumat, 25 September 2026. Sebelum penutupan, peserta akan mengikuti ujian komprehensif yang dilaksanakan menggunakan laptop masing-masing.
Peserta Wajib Konfirmasi Kehadiran
Ditjen Badilum meminta seluruh peserta melakukan konfirmasi kehadiran dan registrasi paling lambat Kamis, 17 September 2026 pukul 10.00 WIB. Peserta juga diwajibkan bergabung dalam grup WhatsApp yang telah disediakan panitia.
Baca Juga: Mengadili Diri Sendiri Sebelum Mengadili Orang Lain, Refleksi Etik Calon Hakim Adhoc PHI
Surat pemanggilan tersebut juga mengatur ketentuan perjalanan dinas peserta, termasuk penggantian biaya transportasi sesuai standar biaya yang berlaku. Kegiatan pembekalan ini dibebankan pada DIPA Ditjen Badilum.
Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi Hakim Ad Hoc PHI, khususnya dalam memahami perkembangan hukum ketenagakerjaan, hukum acara, penyusunan putusan, serta penerapan prinsip dan kode etik dalam menjalankan tugas peradilan hubungan industrial. (zm/fac)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI