Cari Berita

Prof Sunarto Jalin Pertemuan Bilateral dengan Ketua MA India, Iran dan Rusia

Bagus mizan - Dandapala Contributor 2026-09-07 11:35:15
Dok. MA

New Delhi, India - Di sela agenda BRICS Chief Justice Forum tersebut, Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof. Sunarto melakukan sejumlah pertemuan bilateral di Kompleks Mahkamah Agung India pada hari  Jumat (4/9).

Pertemuan dengan Ketua Mahkamah Agung India, YM Justice Surya Kant, membahas penguatan kerja sama yang telah terjalin antara kedua lembaga peradilan yang mana salah satunya terkait Training Program for Judges from Republic of Indonesia di National Judicial Academy Bhopal pada April 2026 melalui skema ITEC. Program tersebut diikuti 30 hakim dan aparatur MA

Selain mengevaluasi kerja sama yang telah berlangsung, kedua pihak juga membahas peluang pengembangan kerja sama di bidang teknologi peradilan dan penyelesaian sengketa komersial.

Baca Juga: Potensi Konflik Internasional dan Pengaruhnya terhadap Proses Penegakan Hukum di Indonesia

Senada dengan pertemuan sebelumnya, pada pertemuan dengan Ketua Mahkamah Agung Republik Islam Iran, HE Ayatollah Gholam Hossein Mohseni-Eje’I, dibahas penjajakan kerja sama yudisial serta pertukaran pengalaman antarlembaga peradilan, khususnya dalam kerangka kerja sama BRICS.

Sementara itu, pertemuan dengan Ketua Mahkamah Agung Federasi Rusia, YM Igor Viktorovich Krasnov, menghasilkan langkah konkret berupa penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama Yudisial antara Mahkamah Agung Federasi Rusia dan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Penandatanganan MoU tersebut sekaligus melembagakan hubungan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Hubungan tersebut antara lain terlihat dari kehadiran rutin delegasi MA Rusia dalam Sidang Laporan Tahunan MARI serta partisipasi MARI dalam International Asia-Pacific Legal Reform Forum yang digelar setiap tahun.

Baca Juga: Dari India ke Indonesia: Ketika Sistem Peradilan Bergantung pada Keterampilan Hakim

Kehadiran perdana MARI dalam BRICS Chief Justices’ Forum 2026 sekaligus memperlihatkan komitmen 

Mahkamah Agung untuk memperluas jejaring kemitraan yudisial. Upaya tersebut diarahkan untuk mendorong kemajuan peradilan Indonesia, sebagaimana kerja sama yang telah dibangun dengan lembaga peradilan negara lainnya. (zm/wi)

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI

Memuat komentar…