Cari Berita

Program Ledakkan Suara, MoU Lintas Sektor PN Tilamuta Lawan Kekerasan Seksual

Humas PN Tilamuta - Dandapala Contributor 2026-02-18 15:00:19
Dok. Ist

Tilamuta, Gorontalo – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, semangat kolaborasi lintas sektor menggema kuat di Kabupaten Boalemo. Bertempat di Kantor Pengadilan Negeri Tilamuta, Rabu (18/2/2026), dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program “Ledakkan Suara” antara Pengadilan Negeri Tilamuta, Kementerian Agama Kabupaten Boalemo, dan DPPKBP3A Kabupaten Boalemo.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Boalemo, Hamka Isa Boyola beserta jajaran, serta Kepala DPPKBP3A Kabupaten Boalemo, Dr. Robert Pauweni bersama jajaran. Momentum ini terasa istimewa karena bertepatan dengan memasuki Ramadan, bulan refleksi, penguatan iman, dan perbaikan diri.

Kini, nilai-nilai keagamaan yang disampaikan melalui mimbar-mimbar Ramadan akan diperkuat dengan pesan perlindungan anak dan perlawanan terhadap kekerasan seksual.

Baca Juga: PN Tilamuta Gelar NONGKI Session 2, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

“Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), dalam 6 tahun terakhir terdapat 57 perkara perlindungan anak yang kami tangani. Dari jumlah tersebut, lebih dari 85 persen merupakan kasus kekerasan seksual. Bahkan, lebih dari 30 persen pelaku adalah orang tua korban sendiri, dengan modus kekerasan, ancaman, maupun bujuk rayu yang manipulatif,” ujar Ketua Pengadilan Negeri Tilamuta

Data ini menjadi alarm keras bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan lagi isu tersembunyi, melainkan darurat sosial yang menuntut respons bersama.

Melalui kerja sama ini, Kementerian Agama Boalemo akan menggerakkan para ustadz, dai, penghulu KUA, serta madrasah untuk menyisipkan materi perlindungan anak dalam ceramah dan tausiyah Ramadan. Data dan dasar hukum dari pengadilan akan dipadukan dengan pendekatan keilmuan dan nilai-nilai Islam.

Sementara itu, DPPKBP3A Kabupaten Boalemo menegaskan komitmennya memperkuat langkah preventif melalui pemetaan kasus hingga tingkat kecamatan dan desa. Dengan pendekatan berbasis data, intervensi dan edukasi akan dilakukan lebih terarah dan intensif.

Sinergi ini melengkapi strategi komprehensif yang telah dibangun melalui Forum Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak (FKPPA) sebagai wadah kerja sama lintas sektor di tingkat kabupaten.

Program “Ledakkan Suara” bukan sekadar slogan. Ia adalah gerakan bersama untuk mendorong kesadaran hukum, memperkuat advokasi korban, serta membangun perlawanan aktif terhadap kekerasan seksual.

Baca Juga: PN Tilamuta Kampanyekan Program LEDAKAN SUARA terhadap Tindak Pidana Kekerasan

Dengan bersatunya dakwah, hukum, dan perlindungan sosial dalam satu langkah nyata, terkirim pesan tegas: tidak ada ruang bagi kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sebab, melindungi perempuan dan anak bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga panggilan iman dan tanggung jawab kemanusiaan. (zm/fac/aditya yudi)

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI

Memuat komentar…