Gorontalo - Selama bulan Ramadan 1447 H, Pengurus Mushalla Al-Ikhlas Pengadilan Negeri (PN) Gorontalo secara konsisten menyelenggarakan pengajian mingguan setiap hari Jumat. Kegiatan yang terakhir dilaksanakan pada Jum'at (6/3/2026) tersebut menghadirkan para ustadz yang memberikan tausiah dengan berbagai tema keislaman yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Di tengah kesibukan menjalankan tugas negara, para hakim dan seluruh pegawai PN Gorontalo turut hadir. Hal ini merupakan bentuk kebersamaan dan komitmen untuk terus memperkaya pengetahuan agama.
Ketua Pengadilan Negeri Gorontalo, Yusuf Syamsudin menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program DAHAGA ini."Kegiatan majelis ilmu seperti ini memiliki peran penting dalam membangun keseimbangan antara profesionalitas kerja dan pembinaan spiritual. Para hakim dan pegawai tidak hanya dituntut untuk memiliki kompetensi dan pengetahuan dalam bidang hukum, tetapi juga perlu memperkuat pemahaman agama sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab", tutur Yusuf Syamsudin.
Baca Juga: Ketua PT Gorontalo Tinjau Lahan Untuk Kantor Operasional PN Gorontalo Utara
“Semoga melalui kegiatan ini, para hakim dan seluruh pegawai Pengadilan Negeri Gorontalo selain dapat menguasai ilmu terkait pekerjaan masing-masing, juga diimbangi dengan pengetahuan tentang ilmu agama sebagai bekal dalam melaksanakan ibadah kepada Sang Khalik,” ungkapnya.
Kegiatan pengajian berlangsung dengan suasana yang hangat dan interaktif. Para jamaah terlihat aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan seputar praktik ibadah dan kehidupan sehari-hari diajukan oleh para peserta kepada ustaz yang memberikan tausiah sehingga menambah kedalaman pemahaman bagi seluruh jamaah yang hadir.
Interaksi yang hidup dalam forum tersebut menunjukkan bahwa majelis ilmu ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai ruang belajar bersama yang penuh makna.
Baca Juga: PT Gorontalo Menyapa: Penguatan Integritas & Kesiapan Penerapan KUHP/KUHAP Baru
"Program DAHAGA selama Ramadan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun tradisi keilmuan di lingkungan Pengadilan Negeri Gorontalo. Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, DAHAGA juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pegawai sekaligus menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual dalam kehidupan kerja sehari-hari," tambah Yusuf Syamsudin.
Yusuf Syamsudin menambahkan "Setelah bulan Ramadan berakhir, program DAHAGA rencananya akan terus dilaksanakan secara rutin di lingkungan Pengadilan Negeri Gorontalo. Dengan demikian, majelis ilmu ini dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membentuk aparatur peradilan yang tidak hanya profesional dan kompeten, tetapi juga memiliki integritas serta karakter yang kuat berdasarkan nilai-nilai keagamaan." (ih/zm/fac)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI