Jakarta — Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum (Dirpapu Badilum) Zahlisa Vitalita menyampaikan sejumlah poin penting yang perlu menjadi perhatian satuan kerja dalam menghadapi wawancara penilaian pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan persiapan wawancara WBK yang digelar secara daring, Selasa (1/9/2026).
Zahlisa menjelaskan, dalam proses wawancara, satuan kerja memiliki waktu paparan selama 15 menit, sementara sesi tanya jawab berlangsung maksimal 105 menit. Menurutnya, materi paparan setidaknya mencakup identitas unit kerja, profil dan karakteristik satuan kerja, progres reformasi, capaian hasil survei, serta ringkasan capaian pada enam area perubahan.
Selain itu, satuan kerja juga perlu memaparkan identifikasi dan mitigasi risiko integritas, inovasi yang telah dikembangkan, serta penghargaan atau apresiasi yang diperoleh satuan kerja.
Baca Juga: PN Pati Dinobatkan Wilayah Bebas Dari Korupsi, Ini Bocoran Kiatnya !
Zahlisa menekankan bahwa inovasi menjadi salah satu bagian penting yang perlu dipersiapkan secara serius. Inovasi yang ditampilkan tidak cukup hanya menunjukkan adanya program atau aplikasi baru, tetapi harus dapat menjawab persoalan nyata yang dihadapi dalam pelayanan.
“Inovasi harus dihubungkan dengan masalah pelayanan yang ingin diatasi. Apakah inovasi tersebut untuk meningkatkan kinerja atau untuk penguatan integritas,” jelas Zahlisa.
Menurutnya, setiap inovasi yang dikembangkan satuan kerja harus memiliki tujuan yang jelas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Inovasi harus dipastikan untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” tegasnya.
Zahlisa juga mengingatkan satuan kerja untuk tidak sekadar menampilkan banyak inovasi dalam materi paparan. Yang lebih penting adalah menunjukkan tingkat pemanfaatan dan efektivitas inovasi tersebut.
Baca Juga: Monev: Kunci Pengendalian Inovasi Peradilan yang Mandek
“Yang ditampilkan bukan hanya berapa banyak inovasinya, tetapi berapa banyak yang digunakan oleh masyarakat dan apakah inovasi tersebut efektif dipergunakan,” ujarnya.
Dengan demikian, wawancara WBK diharapkan menjadi ruang bagi satuan kerja untuk menunjukkan bukti nyata atas perubahan yang telah dilakukan. Inovasi, capaian, dan berbagai program pembangunan Zona Integritas harus dapat dibuktikan melalui implementasi serta manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (zm/wi)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI