Cari Berita

Ketua MA Tegaskan Kehormatan Hakim Tercermin Pada Konsistensi Sikap & Tutur Kata

Tim Dandapala - Dandapala Contributor 2026-02-10 20:45:38
Dok. Dandapala

Jakarta — Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia menegaskan pentingnya sikap dan tutur kata hakim sebagai cerminan kehormatan dan kearifan jabatan, dalam materi pembinaan kepada Ketua Pengadilan Tingkat Banding dan Ketua Pengadilan Tingkat Pertama dari empat lingkungan peradilan seluruh Indonesia. Kegiatan ini bagian dari Laporan Tahunan Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2025 bertema “Pengadilan Terpercaya, Rakyat Sejahtera”, yang digelar di Balairung Gedung Tower Mahkamah Agung RI, Selasa (10/2).

Dalam arahannya, Ketua MA menanggapi beberapa peristiwa belakangan yang terkait komentar-komentar bernada kontraproduktif. Menurutnya, sikap semacam ini patut disayangkan, terlebih bila muncul dari hakim atau pimpinan pengadilan, karena tidak sejalan dengan keluhuran jabatan yang diemban.

“Hakim pada hakikatnya adalah simbol kearifan dan kebijaksanaan. Setiap sikap dan tutur kata seharusnya menenangkan, memberi teladan, serta menghadirkan suasana kondusif. Ketika sikap dan perkataan justru memicu kegaduhan, citra kebijaksanaan yang melekat pada seorang hakim akan tergerus,” ujarnya.

Baca Juga: Sikap Batin Pelaku dalam KUHP Nasional, Mengukur Sesuatu Tak Terlihat oleh Hakim

Atas kondisi tersebut, Ketua MA telah memberikan arahan tegas kepada para Direktur Jenderal untuk melakukan pembinaan secara berjenjang, dengan tujuan menciptakan iklim kerja yang saling menguatkan, membangun kebersamaan, dan menjauhkan sikap yang saling menegasikan.

Lebih jauh, Ketua MA menegaskan bahwa kesejahteraan hakim bukan hasil perjuangan sepihak, melainkan lahir dari proses panjang dan kerja kolektif yang melibatkan koordinasi intensif dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait. Ia menekankan agar kesejahteraan dipahami sebagai amanah negara, yang wajib disyukuri dan dipertanggungjawabkan melalui sikap rendah hati dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Baca Juga: Kode Etik Hakim: Ibarat Perahu Di Tengah Badai

“Introspeksi ini penting untuk menjadi kesadaran bersama seluruh hakim dan aparatur peradilan. Energi yang kita miliki harus diarahkan untuk meningkatkan kepercayaan publik dan mendorong terwujudnya kesejahteraan berkeadilan bagi seluruh aparatur peradilan,” tegasnya.

Melalui pembinaan ini, Ketua MA menekankan bahwa kehormatan seorang hakim bukan hanya dilihat dari jabatan atau fasilitas yang dimiliki, tetapi lahir dari konsistensi sikap dan tutur kata, yang mampu meneguhkan martabat peradilan di mata masyarakat.

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI

Memuat komentar…